4 Akibat Salah Isi Bahan Bakar Bensin Premium

19

Sampai sekarang ini sepeda motor jadi kedaraan andalan orang-orang di Tanah Air. Terdapat banyak argumen kenapa banyak orang-orang yang tetaplah setia dengan kendaraan roda dua ini. Salah satunya yaitu keringanannya untuk dikendarai, kepraktisan serta harga jual yang sesuai sama keadaan ekonomi orang-orang Indonesia.

Tidak heran penjualan sepeda motor baru di Indonesia berkembang cepat. Hal itu bikin produsen motor berlomba untuk pasarkan product andalannya dengan mesin berperforma tinggi. Makin canggihnya tehnologi pada mesin sepeda motor, mengharuskan yang memiliki kendaraan memahami benar tentang perawatannya. Bukan sekedar itu, telah adalah hal harus untuk yang memiliki motor untuk tahu bahan bakar yang sesuai sama untuk kendaraannya.

Walau demikian sangat banyak yang memiliki sepeda motor yang belum tahu peran utama berbahan bakar yang dipakai. Walau sebenarnya type bahan bakar yang dibeli begitu punya pengaruh pada umur motor serta performa mesin.

Berdasar pada info yang ditulis dari Welovehonda, bahan bakar atau bensin yang dipakai pada motor tak bisa asal-asalan. Mesti sesuai pada rasio kompresi (compression ratio) pada kendaraan dengan nilai oktan pada bahan bakar yang bakal dipakai. Mesin yang mempunyai kompresi tinggi juga memerlukan bensin dengan kandungan nilai oktan yang tinggi. Dengan catatan nilai oktan tak melebihi nilai rasio kompresi.

Efek Jelek Salah Pakai BBM pada Motor 2

Jalinan pada rasio kompresi pada oktan bahan bakar mungkin saja telah kerap didengar. Walau demikian belum banyak yang tahu apa efek jelek bila salah memakai bahan bakar.

“Teknologi kendaraan saat ini, baik mobil atau motor selalu berkembang. Ada beberapa yang bila di isi bensin Premium, bakal bikin performanya kurang optimal. Bahkan juga dapat buat mesin cepat rusak, ” terang Waljiyanto, Commercial Retail Fuel Marketing Manager PT Pertamina (Persero).

Sebagai contoh, Yamaha New V-Ixion Lightning mempunyai rasio kompresi 10, 4 : 1. Motor dengan rasio itu dianjurkan memakai bahan bakar dengan oktan RON 92.

Sesaat untuk mesin dengan rasio kompresi 9 : 1, sekurang-kurangnya memerlukan bahan bakar dengan oktan RON 89 serta optimal RON 96. Lantas untuk mesin yang mempunyai rasio kompresi 10 : 1, minimum memakai bahan bakar beroktan RON 92 serta optimal RON 100.
pertamina solusi bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan
Salah Isi Type Bensin Dapat Sebabkan Performa Motor Turun
Bila Anda menginginkan tahu info tentang rasio kompresi pada kendaraan, Anda bisa memandangnya di buku panduan kendaraan di bagian spesifikasi mesin.

Seperti yang di ketahui berbarengan, bahan bakar yang umum dipakai di Indonesia ada dua type, yaitu bahan bakar dengan RON 88 seperti Premium serta RON 92 seumpama Pertamax. RON atau Research Octane Number yaitu nilai ukur oktan yang dipakai di Indonesia. Nilai RON diperoleh dari sistem pengujian ketahanan bahan bakar pada desakan kompresi pada keadaan putaran mesin rendah.

Lantas apa sajakah yang muncul bila pemakai motor tak memakai bahan bakar yang sesuai sama rasio kompresi mesin?

Tersebut disini efek jelek salah memakai bahan bakar pada kendaraan :

Memakai bahan bakar yang mempunyai oktan lebih rendah dari rasio kompresi bisa mengakibatkan pemakaian bahan bakar jadi lebih boros.
Sedang bila bahan bakar yang dipakai mempunyai oktan sangat tinggi bakal menyebabkan tidak berhasilnya pembakaran. Alhasil bahan bakar yang mengendap bisa mengakibatkan timbulnya kerak pada ruangan pembakaran.
Dapat menyebabkan rusaknya pada ring piston yang terdapat di mesin motor. Rusaknya yang muncul dapat berbentuk retakan maupun patah.
Bisa menurunkan tenaga sepeda motor yang dibuat oleh mesin.

Sekian yaitu sebagian efek jelek salah memakai bahan bakar pada motor. Dengan tahu bahan bakar yang pas untuk kendaraan, bakal bikin tunggangan Anda jadi lebih maksimal serta terlepas dari rusaknya mesin.

Comments are closed.