Home / Wisata Jogja / Kenyataan Unik di Makam Imogiri Bantul

Kenyataan Unik di Makam Imogiri Bantul

(Last Updated On: January 25, 2017)

 Kenyataan Unik di Makam Imogiri Bantul

makam imogiri - sewa mobil jogja

Makam raja-raja Mataram atau lebih di kenal dengan Makam Imogiri terdapat di desa Ginirejo, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Makam ini mulai dibangun sekitaran th. 1632 hingga 1640 Masehi, oleh Sultan Agung Adi Prabu Hanyokrokusumo, Sultan Mataram yang ke 3, yang keturunan dari Panembahan Senopati, Raja Mataram ke-1. Sampai sekarang ini makam-makam itu tetaplah dilestarikan serta kerap dikunjungi oleh orang-orang Jogja serta beberapa wisatawan dari beragam daerah. Berziarah pendam adalah satu diantara saran dalam agama islam di mana begitu berguna untuk tingkatkan kwalitas iman/spiritual yang mengingatkan kita bakal kemana kita kembali sesudah melakukan kehidupan di bumi ini. Pemakaman ini adalah satu diantara tempat wisata andalan di Imogiri sebagai sisi dari beragam kekhasan parwisata di Yogyakarta.
Histori Makam Imogiri
Menurut histori, makam Imogiri sesungguhnya sisi dari bangunan keraton Kasultanan. Makam beberapa raja ini terdapat diatas perbukitan. Sesudah kerajaan Mataram Islam alami perpecahan serta terdiri jadi 2 yakni Kasunanan yang terdapat di Surakarta serta Kasultanan yang ada di Yogyakarta, jadi makam Imogiri juga terpecah jadi 2 sisi. Untuk sisi samping barat dipakai sebagai tempat pemakaman untuk beberapa raja-raja yang datang dari Kasunanan Surakarta, sedang untuk sisi timur dipakai sebagai tempat pemakaman beberapa raja yang datang dari Kasultanan Yogyakarta.
Makam Imogiri Jogja adalah kuburan untuk Raja-raja Mataram yang terdapat di desa Ginirejo, Imogiri, Yogyakarta. Jadi sisi histori serta warisan yang begitu bernilai untuk orang-orang Jogja serta Indonesia
Raja Mataram yang pertama kalinya di makamkan di makam Imogiri ini yaitu Sultan Agung Hanyokrokusumo, beliau sudah berpesan apabila nantinya beliau mangkat atau meninggal dunia minta untuk di makamkan ditempat itu. Hingga saat ini beberapa raja baik dari Kasutanan Yogyakarta ataupun Kasunanan Surakarta yang sudah mangkat semuanya di makamkan di pemakaman Imogiri ini. Komplek pemakaman Imogiri mempunyai luas sekitaran 10 hektar, ditempat ini bukan sekedar ada makam persemayaman beberapa raja saja, tetapi ada juga masjid, gapura, kelir (satu bangunan yang dipakai sebagai pembatas pintu gerbang), padasan (tempat untuk berwudlu yang umum di isi setahun sekali lebih tepatnya di bln. Suro) serta satu kolam yang terdapat di sekitaran masjid.
Komplek pemakaman ini di didesain dengan kombinasi akulturasi antara Hindu serta Jawa, oleh seseorang arsitek yang bernama KRT Tjitrokusumo dari Jepara. Beberapa peziarah yang bertandang ke makam ini bakal di dampingi oleh juru kunci makam, diluar itu terdapat banyak ketentuan serta larangan yang perlu dipatuhi beberapa peziarah sepanjang ada di pemakaman ini seperti beberapa peziarah diwajibkan memakai baju budaya kebiasaan Jawa (untuk wanita dianjurkan menggunakan kemben atau minimum gunakan pakaian batik, sedangakn untuk beberapa pria mesti menggunakan jarik serta tak bisa memakai alas kaki).
Diluar itu terdapat banyak narasi orang-orang lokal mengenai pantangan sepanjang ada ditempat ini, konon katanya dilarang memakai perhiasan, terlebih perhiasan emas, dilarang mengambil gambar atau memphoto makam Sultan Agung. Pada satu diantara tangga yang menuju ke makam, ada satu nisan yang dengan berniat di buat jadi tangga agar bisa di injak oleh beberapa peziarah yang datang. Nisan itu adalah nisan dari makam Tumenggung Endranata yang dikira sudah berkhianat pada kerajaan Mataram Islam, tetapi ada versus lain yang menyampaikan apabila nisan itu yaitu makam dari Gubernur Jendral Belanda yang bernama JP Coen.
Jadwal Buka Makam Imogiri
Makam Imogiri cuma dibuka tiga hari dalam 1 minggu, yakni pada hari Senin, Jumat serta hari Minggu. Ada juga hari-hari spesial seperti tanggal 1 serta 8 Syawal dan tanggal 10 Dzulhijjah. Jadwal Ziarah pendam di Makam Imogiri umumnya paling ramai bila mendekati bln. puasa, tetapi pada hari biasapun tempat ini masihlah kerap dikunjungi peziarah. Ticket masuk ke tempat ini belum dipakai cost, tetapi umumnya beberapa pengunjung memberi sumbangan suka-rela pada petugas jagalah di Makam Imogiri. Kegiatan ziarah di makam Raja-raja Mataram ini dapat ditujukan untuk menghormati mereka yang sudah berjasa menebarkan agama islam tanah Jawa. Sebelumnya anda lakukan ziarah pendam mesti terlebih dulu meluruskan kemauan anda, waktu berziarah tak dibenarkan untuk berdoa pada orang yang ada dikubur atau memohon hajat pada orang yang telah wafat lantaran ini adalah dosa besar. Kemauan berziarah mesti murni menginginkan mendekatkan diri pada Allah S. W. T serta mendoakan arwah yang ada dikubur supaya di beri ampunan serta di terima amal ibadahnya oleh Allah S. W. T.
Kenyataan Unik di Makam Imogiri Bantul
Makam Imogiri adalah satu diantara andalan dari sebagian tempat wisata Imogiri yang dipunyai Yogyakarta. Terkecuali sebagai obyek wisata yang bersejarah, makam Imogiri juga dipakai sebagai obyek wisata religius. Kenyataan unik pada sehari-hari Jumat Kliwon atau Selasa Kliwon pada bln. Muharam, komplek pemakaman ini ada di selenggarakan satu perayaan yang bernama nguras padasan Kong Enceh yakni satu ritual yang dikerjakan untuk kuras empat buah gentong besar yang dipakai untuk tempat mensucikan diri atau berwudhu. Apabila berziarah ke tempat ini tak komplit rasa-rasanya apabila tak nikmati satu minuman wedang uwuh. Wedang uwuh adalah satu minuman seduh yang terbuat dari kombinasi rempah-rempah seperti kayu manis, secang, gula batu serta daun cengkeh. Apabila beberapa peziarah lapar, bisa nikmati pecel yang komplit dengan baceman serta kembang turi.
Jalur Transportasi
Untuk anda yang menginginkan bertandang ke makam Imogiri bila memakai kendaraan umum dapat pergi dari terminal Giwangan, Yogyakarta lantas naik bis jurusan ke kota Imogiri, hingga di terminal Imogiri dapat segera menuju makam memakai layanan ojek. Bila naik mobil pribadi dapat lihat rute jalan yang tercantum pada peta berikut ini. Banyak agen travel yang menyediakan layanan sewa mobil jogja dengan tarif dari mulai Rp 175. 000 per 12 jam, silakan pesan di sini untuk service transportasi gampang serta irit ke Makam Imogiri serta obyek wisata yang lain di Yogyakarta.

Tentang sigit muddi kuncoro

Saya adalah Seorang Radiografer,Internet Marketer,Blogger,Praktisi Search Engine Optimization (SEO), SEO Mania. Diawali dari hobi blogging pada tahun 2008 kemudian saya memutuskan untuk fokus mendalami cara untuk membangun, medesign dan mengoptimasi sebuah website agar website tersebut mudah dicari pada halaman satu mesin pencarian terutama GOOGLE secara lebih profesional, dengan keyakinan bahwa apa yang saya pelajari tersebut akan bermanfaat dikemudian hari baik untuk saya pribadi maupun masyarakat pada umumnya.

Lihat Juga

House-of-Raminten-jogja - sewa-mobil-jogja

3 Tempat Kongkow Paling Asyik Di Jogja

(Last Updated On: January 16, 2017) Di bawah ini daftar 3 tempat nongkrong asik di …